Sabtu, 21 Juli 2012

Egois, bikin orang lain tak nyaman ( Cerita di dalam Bis )

Sewaktu saya berdinas di kota kecil di Banyuwangi (Jawa Timur)17 tahun dan di Jayapura (Papua) 6 tahun, kondisi ini tidak begitu saya rasakan di kota-kota saya berdinas sebelumnya selalu menggunakan kendaraan pribadi dan hampir tidak ada kemacetan. Setelah pindah dinas di Jakarta saya "ngeri" menggunakan kendaraan pribadi dan lebih nyaman menggunakan kendaraan umum (tapi bukan bis kota). Setiap hari saya harus naik bis jurusan Cileungsi (Cibubur) - Tanah Abang dan turun di Jl. MH. Thamrin dekat lokasi kantor atau jurusan Blok M turun di KOMDAK ( Padahal sudah berpuluh-puluh tahun ganti POLDA??) terus naik Taxi  Rp. 20ribu atau naik Bus Way Rp.3.500... tergantung situasi.
Didalam perjalanan dari Cibubur ke Tanah Abang dan sebaliknya inilah saya banyak mendapatkan pelajaran karakteristik unik dari penumpang-penumpang lainnya yang duduk disebelah saya. Maaf bukan mencari keburukan orang lain, tapi dipelajari dan dihindari bila buruk. Ada beberapa yang mengesankan bagi saya dan saya berusaha tidak mencontohnya :
  • Cuek, tidak mau bergeming atau bereaksi ketika ada penumpang lain duduk disebelahnya walaupun tempat duduk sebenarnya masih muat untuk orang lain 
  • Memaksakan diri untuk bersandar walaupun tempat sempit, yang penting enak bagi dia untuk tidur dan tidak peduli kanan kiri duduk tersiksa
  • Menggunakan Blackberry (BB) atau gadget lainnya dengan siku sampai menusuk rusuk orang dikanan kirinya, kalo HTC bisa pake satu tangan kayaknya.
  • Tertidur sampai membebani penumpang disebelah, sekaligus mendengkur keras....
  • Menaruh bawaan diatas tempat duduk penumpang, sehinnga mengurangi "jatah" penumpang lain
  • Mengangkat ketiak tinggi-tinggi padahal sedang duduk, apalagi waktu pulang kerja.. atau yang pulang belanja dari Tanah Abang
  • Membuang sampah sembarangan
  • Dan banyak lagi yang sebenarnya mengganggu tapi terkadang tanpa disadari
Berdasarkan pengalaman tidak nyaman tersebut, kita tidak perlu "balas dendam" dengan membuat orang lain tidak nyaman, malah sebaliknya kita harus berusaha membuat orang lain tidak terganggu.
  • Bereaksi bila ada penumpang lain yang akan duduk disebelah kita, minimal sedikit bergeser atau melipat bagian tubuh kita yang mengganggu, jangan melipat tangan dan bagian siku sampai mengenai penumpang sebelah.
  • Tidak memaksakan diri untuk bersandar (terutama bila kita ditengah), coba lihat yang bagian tepi bisa cukup untuk duduk atau bisa-bisa terjatuh.
  • Bila tidak memungkinkan jangan ber BB, apalagi mengoperasikan dengan dua tangan dengan posisi siku kesamping kanan atau kiri dan mengenai penumpang lain
  • Jangan duduk seenaknya seolah-olah di rumah sendiri dengan kaki diangkat atau ketiak terangkat, saya kadang2 tidak habis pikir alias heran dengan perilaku penumpang semacam itu.
  • Bila bis penuh sesak jangan memaksakan diri untuk naik, turun dan tunggu bis berikutnya pasti ada yg lebih nyaman (kecuali bis kota, saya belum pengalaman)... Pengalaman naik Bus Way maupun bis AC dengan sedikit bersabar bisa dapat tempat yang lebih nyaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar